Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Kewajiban Istri

Berikut cuplikan pengajian sore ini, obrolan pak ustad dengan ibu-ibu jemaah. U: kewajiban  istri ada berapa ibu-ibu? I : Enggak tau... U : Nyuci baju kewajiban siapa? Suami. U : Nyuci piring kewajiban siapa? Suami. U : Nyebokin anak kewajiban siapa? Suami. U : Nyari duit kewajiban siapa? Suami. (Pak ustad bertanya dan menjawab sendiri) Para jemaah pengajian terdiam. U : ibu-ibu.. kewajiban istri hanya 1, yaitu taat pada suami. Jadi ibu-ibu.. Kalau disuruh suami nyuci baju, manut. Kalau disuruh suami nyuci piring, manut. Kalau disuruh suami nyebokin anak, manut. Ibu-ibu tersenyum getir.. Sayangnya sang ustad berjenis kelamin laki-laki sekaligus seorang suami. Coba kalau seorang perempuan.. (Khayalan saya hendak menyaingi pak ustad) Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah ditanya: “Apakah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam rumah?”  Ia radhiyallahu ‘anha menjawab: “Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seora...

BELAJAR DARI PARA MURID

Hari itu aku mengajar kelas 9, di pojok kiri tampak empat murid sedang asyik mengobrol. Mereka tidak memperhatikan kehadiranku di kelas, padahal aku sudah mengabsen. Lantas kuusik acara mereka, aku melangkah mendekat. Aku : “anak-anak, kalian rapat apa?” Keempat murid tersebut menengok. Murid 1 : “mbahas technical meeting besok Bu..” Aku : “kan kalau ngobrol bisa dirumah..?” Murid 1 : “nggak bisa Bu, dirumah kami nggak ketemu.” Aku menghela nafas, berusaha menahan emosi. Aku : “kalian sekolah disini sudah berapa tahun?” Keempat murid berpandangan. Murid 2 : “dua setengah tahun Bu.” Aku : “apa yang sudah kalian dapat?” Keempat murid berpandangan bingung dan berpikir. Murid 2 : “eee...pengalaman Bu..” Aku : “pengalaman apa? Pengalaman membolos? Membuat guru marah? Atau ngobrol di kelas?” Murid 2 : “pramuka, volly..” Aku : “bagus. Kalau tentang pelajaran, apa yang sudah kalian dapat?” Keempat murid berpikir. Murid 1 : “emm.. matematika Bu..” Aku : “nah...

Ikutlah aturan ALLAH, maka ALLAH akan mengatur dan membuat hidup kita teratur

Alhamdulillah masih bisa nulis.. "ikutlah aturan ALLAH, maka ALLAH akan mengatur dan membuat hidup kita teratur" Ketika semua hal tidak berjalan sesuai rencana, maka yang lumrah terjadi kita akan marah, kecewa, putus asa, bahkan menyalahkan orang lain. Padahal teorinya telah banyak kita tahu, semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak Sang Sutradara. Banyak teori, teori dan teori tentang petunjuk hidup yang kita akan sama-sama bilang "tidak semudah itu." Oke! Saya juga begitu. Sekalipun saya tahu, sang pemenang adalah orang yang nerimo . Menerima segala skenario ALLAH. Selanjutnya, mari belajar dari orang-orang Indonesia atas tragedi Sarinah Thamrin kemarin. Pedagang asongan tetap eksis, Mr Jamal yang justru go international , si emak-emak yang asyik berselfi, bahkan warga sipil berkumpul layaknya menonton syuting sinetron dengan memegang smartphone masing-masing (saya masih tertawa mengetik ini). Itu tandanya orang-orang Indonesia adalah pelopor pemikir ...