Kewajiban Istri


Berikut cuplikan pengajian sore ini, obrolan pak ustad dengan ibu-ibu jemaah.
U: kewajiban  istri ada berapa ibu-ibu?
I : Enggak tau...
U : Nyuci baju kewajiban siapa?
Suami.
U : Nyuci piring kewajiban siapa?
Suami.
U : Nyebokin anak kewajiban siapa?
Suami.
U : Nyari duit kewajiban siapa?
Suami.
(Pak ustad bertanya dan menjawab sendiri)
Para jemaah pengajian terdiam.
U : ibu-ibu.. kewajiban istri hanya 1, yaitu taat pada suami.
Jadi ibu-ibu.. Kalau disuruh suami nyuci baju, manut.
Kalau disuruh suami nyuci piring, manut.
Kalau disuruh suami nyebokin anak, manut.
Ibu-ibu tersenyum getir.. Sayangnya sang ustad berjenis kelamin laki-laki sekaligus seorang suami.
Coba kalau seorang perempuan..

(Khayalan saya hendak menyaingi pak ustad)
Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah ditanya: “Apakah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam rumah?” 
Ia radhiyallahu ‘anha menjawab: “Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seorang manusia biasa. Beliau menambal pakaian sendiri, memerah susu dan melayani diri beliau sendiri.” 
(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki.

Nah, bapak-bapak yang menjadi suami..
beri istrimu beras, niscaya dia akan membalasmu dengan memberi nasi.

Komentar

  1. ngempet ngguyu pas mbaca istri bs jd malaikat ato nenek sihir.
    Brarti judule iki harusnya kewajiban suami thdp istri, bu..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Algoritma Kecabuhan

#Mengobati_Lelah_Diri_Sendiri_2

DEBUT PEMUDA