Apakah ramadhan itu?
Apa itu Ramadhan?
Saya belum mampu menjawab pertanyaan tersebut.
Ketika (katanya) makna ramadhan mulai pudar. Ramadhan yang dielu-elu kan sebagai perjuangan melawan hawa nafsu diri sendiri.. Ramadhan yang dikatakan demi melatih kesabaran.. Ramadhan sebagai bulan mulia penuh berkah..
Apa lagi ya..?
Hemmm.. Sekarang yang tampak adalah bejibunnya para enterpreneur dadakan, dengan beraneka ragam produk dan makanan.
Apakah ramadhan itu kompetisi meraih rupiah sebanyak-banyaknya?
Apakah ramadhan itu lomba meraih banyak like dengan status-status indah di media sosial?
Apakah ramadhan itu saling pamer menu masakan berbuka?
Apakah ramadhan itu?
Saya belum mampu menjawabnya.
Saya bukan ketua panitia, bukan juri, bukan pula hakim. Yang berhak menilai orang-orang itu benar atau salah.
Saya hanya salah satu netizen alias komentator.
Hahahahaha... (Tertawa jahat)
Entah apa yang membawa saya ingin mengelompokkan para pemeran dalam ramadhan menjadi berikut:
1. Golongan masyarakat prasejahtera yang sudah terbiasa puasa karena kondisi yang memang semua serba terbatas.
2. Golongan masyarakat sejahtera yang berpuasa dengan mewah. Buka puasa dengan banyak pilihan menu dan menimbun baju baru demi perayaan hari kemenangan.
3. Golongan masyarakat sejahtera yang berpuasa layaknya golongan masyarakat prasejahtera.
Saya... Alhamdulillah punya cita-cita menjadi yang ketiga. Ini baru cita-cita lo..
Nah, kembali ke tema awal, jadi apakah ramadhan itu?
(Tolong bantu jawab ya teman-teman pembaca.. Hehehe..)
Komentar
Posting Komentar