Sungguh, kisah nyata sepele ini tak berlalu begitu saja dari ingatanku..
Namanya Ridho, mungkin usianya 7 tahun, teman putraku di kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah.
Kejadiannya beberapa hari yang lalu, seperti biasa sepulang sekolah Azam pasti bercerita panjang lebar tentang hal apapun di sekolahnya.
Pagi itu kotak amal sekolah mulai diisi masing-masing murid,
Azam : "waduh..Iki piye Dho...jujule duitku ora eneng..?"
Ridho yang disampingnya berpikir sejenak, lantas mengeluarkan uang seribuan dan diberikannya kepada Azam.
Tanpa berpikir panjang, si Azam langsung memasukkan uang seribuan tersebut ke dalam kotak amal yang berupa toples plastik bening bekas makanan.
(Kotak amal di sekolah tersebut setiap hari di kelilingkan, tanpa didampingi guru. Masing-masing anak bebas beramal berapapun, dan bebas mengambil kembalian karena memang tidak dikunci)
Aku yang mendengar cerita Azam langsung menyela,
"Trus uangnya Ridho dituker enggak sama kamu, Le...?"
"Enggak!"
Azam putra kebanggaanku itu menjawab polos dan tanpa beban.
MasyaAllah..
Begitu hebatnya orang tua si Ridho yang telah mampu menjadikan anaknya se-dewasa dan se-dermawan itu di usia yang menurutku masih sangat ingusan.
Astagfirullah..
Kemana saja 'aku' sebagai orang tua Azam selama ini?
ampun Ya Allah...
"Jika anakmu pelit, itu karena kamu tidak mengajarinya berbagi"
ðŸ˜
Kejadiannya beberapa hari yang lalu, seperti biasa sepulang sekolah Azam pasti bercerita panjang lebar tentang hal apapun di sekolahnya.
Pagi itu kotak amal sekolah mulai diisi masing-masing murid,
Azam : "waduh..Iki piye Dho...jujule duitku ora eneng..?"
Ridho yang disampingnya berpikir sejenak, lantas mengeluarkan uang seribuan dan diberikannya kepada Azam.
Tanpa berpikir panjang, si Azam langsung memasukkan uang seribuan tersebut ke dalam kotak amal yang berupa toples plastik bening bekas makanan.
(Kotak amal di sekolah tersebut setiap hari di kelilingkan, tanpa didampingi guru. Masing-masing anak bebas beramal berapapun, dan bebas mengambil kembalian karena memang tidak dikunci)
Aku yang mendengar cerita Azam langsung menyela,
"Trus uangnya Ridho dituker enggak sama kamu, Le...?"
"Enggak!"
Azam putra kebanggaanku itu menjawab polos dan tanpa beban.
MasyaAllah..
Begitu hebatnya orang tua si Ridho yang telah mampu menjadikan anaknya se-dewasa dan se-dermawan itu di usia yang menurutku masih sangat ingusan.
Astagfirullah..
Kemana saja 'aku' sebagai orang tua Azam selama ini?
ampun Ya Allah...
"Jika anakmu pelit, itu karena kamu tidak mengajarinya berbagi"
ðŸ˜

Komentar
Posting Komentar